Direktur Pembinaan KPK Mengundur Diri karena Ikut Pilkada


Author: Sastros | 29/DES/2017 237 Views

JAKARTA-- Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antar Komisi dan Instansi KPK Dedie A Rachim mengundurkan diri dari jabatannya.

Dedie memutuskan akan ikut bertarung dalam Pilkada Kota Bogor 2018. Hal tersebut dibenarkan Ketua KPK Agus Rahardjo.

"Mungkin hari-hari ini sudah mempersiapkan administrasi pengundurannya," ujar Agus kepada Kompas.com, Jumat (29/12/2017).

 

Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan paparan capaian kinerja KPK pada 2017 di Gedung KPK Jakarta, Rabu (27/12). KPK berhasil mengembalikan kerugian negara sebesar Rp276,6 miliar melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) dari kasus tindak pidana korupsi (tipikor), tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta hibah barang rampasan, selain itu penyerapan anggaran sebesar Rp780,1 miliar atau sekitar 91,8 persen pada tahun 2017. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz/17
Ketua KPK Agus Rahardjo menyampaikan paparan capaian kinerja KPK pada 2017 di Gedung KPK Jakarta, Rabu (27/12). KPK berhasil mengembalikan kerugian negara sebesar Rp276,6 miliar melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) dari kasus tindak pidana korupsi (tipikor), tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta hibah barang rampasan, selain itu penyerapan anggaran sebesar Rp780,1 miliar atau sekitar 91,8 persen pada tahun 2017. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz/17(ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A)

Dedie akan mendampingi petahana, Bima Arya Sugiarto, sebagai calon Wakil Wali Kota Bogor. Surat pengunduran diri sudah masuk ke bagian Sumber Daya Manusia sejak 27 Desember 2017.

Dedie juga telah menghadap Pimpinan KPK untuk meminta izin mengundurkan diri.

"Sebelumnya Pak Dedie sudah memberi tahu dan pamit kepada Pimpinan," kata Agus.

Bima Arya maju sebagai bakal calon Wali Kota dalam Pilkada Kota Bogor 2018.

Pada Agustus lalu, ia memutuskan untuk tidak ikut dalam Pilgub Jawa Barat meski sudah diproyeksikan Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Nasdem.

Saat itu, Bima dicalonkan sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Ridwan Kamil.

"Saat ini pikiran, hati, jiwa raga saya masih di Bogor. Tidak mungkin saya menduakan (Bogor) sekarang. Masih banyak PR-nya," kata Bima, kala itu. (kompas.com)


Bagikan artikel


Komentar