BNPP Kalimantan Tengah Tes Urine 2.343 Orang, 54 Orang Positif Narkoba


Author: Sastros | 29/DES/2017 229 Views
PALANGKA RAYA-- Selama tahaun 2017 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah telah melakukan tes urine kepada 2.343 warga yang tinggal di provinsi setempat. 
 
"Dari hasil tes urine tersebut ada 54 orang dinyatakan positif. Pekerjaan mereka semuanya swasta," kata Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Lilik Heri Setiadi, di Palangka Raya, Kamis. 
 
Dia menegaskan, tes urine tersebut mereka laksanakan tidak lain bertujuan sebagai langkah preventif dan represif untuk menekan peningkatan penyalahgunaan narkotika dan screening dalam menentukan status pelanggaran tindak pidana narkotika yang telah dilakukan oleh baik itu pecandu murni maupun pecandu merangkap pengedar. 
 
"Untuk menekan peredaran gelap narkotika di Kalteng, kita juga telah melakukan pelatihan penggiat dan relawan anti narkoba kepada 150 orang relawan di wilayah Kalteng. apa yang kami lakukan ini dapat menjadi perpanjangan tangan BNN dalam program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba," ucapnya. 
 
Jenderal berpangkat bintang satu itu juga mengatakan, di tahun 2017 ini juga pihaknya telah merehabilitasi penyalaguna narkoba sebanyak 217 orang. 
 
Rehabilitasi ini terdiri dari 101 orang rawat jalan, 58 rawat lanjut dan sisanya pasca rehabilitasi mengkonsumsi berbagai narkoba dan obat terlarang seperti sabu, psikotropika, obat keras (Somadril) dan lem fox aibon. 
 
"Agar meningkatkan penjangkauan dan kemampuan petugas di seluruh wilayah Kalteng, BNNP telah melatih 60 orang dokter dan tenaga medis sebagai assesor pada rumah sakit umum daerah dan puskesmas di 14 kabupaten/kota," kata Lilik. 
 
Ditambahkan LIlik, Minimnya tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba di daerah, menjadi perhatian serius dalam mengatasi penyalagunaan narkoba di Kalteng. 
 
"Keprihatinan terhadap terbatasnya tempat rehabilitasi di provinsi setempat merupakan salah satu kendala dalam mengurangi pecandu narkoba," ujarnya. (Antara)

Bagikan artikel


Komentar